Sumampir, 13 Juli 2026 - mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman Desa Sumampir menyelenggarakan Pelatihan Strategi Digital Branding bagi UMKM dan BUMDes yang bertempat di UMKM Arum Sari Boga (Rumah Ibu Widi Astuti), Desa Sumampir, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan dilakukan pada senin, 13 Juli 2026 yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKN yang bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dan BUMDes dalam membangun identitas usaha secara digital, mendukung pemasaran melalui media promosi yang menarik dan profesional, serta meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM dan layanan BUMDes. Pelatihan dihadiri oleh PJ Kepala Desa Sumampir Bapak Priyanto, S.Pd Sd., pelaku UMKM Arum Sari Boga, perwakilan BUMDes Nata Farm, pemilik Cafe Jiwa Jawa, serta masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap pengembangan usaha berbasis digital.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh pembawa acara. Selanjutnya, Ketua Kelompok KKN UNSOED Desa Sumampir dan PJ Kepala Desa Sumampir Bapak Priyanto, S.Pd Sd. memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran, membangun citra usaha, serta meningkatkan daya saing produk lokal melalui strategi digital branding yang tepat.
Memasuki sesi inti, seluruh peserta terlebih dahulu mengerjakan pre-test yang didampingi oleh mahasiswa KKN untuk mengetahui tingkat pemahaman awal mengenai digital branding dan pemasaran digital. Setelah itu, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar digital branding, pentingnya membangun identitas merek (brand identity), strategi promosi digital branding, serta tips membuat konten promosi sebagai media pemasaran yang efektif bagi UMKM maupun BUMDes. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan memberikan contoh penerapan strategi branding yang dapat diterapkan sesuai karakteristik usaha masing-masing peserta.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi bersama narasumber untuk memperdalam pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya minat pelaku usaha desa dalam mengembangkan strategi pemasaran berbasis digital sebagai upaya mendukung perkembangan usahanya.
Sebagai bentuk implementasi materi yang telah disampaikan, peserta kemudian mengikuti sesi praktik penyusunan strategi promosi digital dan optimalisasi media sosial dengan pendampingan mahasiswa KKN. Pada sesi ini, peserta diajak mengidentifikasi target pasar, menentukan keunggulan produk, serta menyusun langkah awal dalam membangun identitas merek dan strategi promosi yang sesuai dengan kondisi usaha masing-masing.
Sebagai penutup, peserta mengerjakan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan penutupan, pengumpulan lembar pre-test dan post-test, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, serta sesi foto bersama dan ramah tamah. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, mahasiswa KKN UNSOED Desa Sumampir akan melaksanakan monitoring dan bimbingan teknis secara langsung kepada masing-masing UMKM dan BUMDes. Pendampingan tersebut bertujuan membantu pelaku usaha dalam mengimplementasikan strategi digital branding melalui pembangunan identitas usaha, penyusunan materi promosi, serta optimalisasi pemanfaatan media digital. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan UMKM dan BUMDes Desa Sumampir mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing dan nilai jual produk maupun layanan, serta mendukung pengembangan potensi ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.